Custom Search

Selasa, 02 Agustus 2011

CNI GOLD SOYA, Tak Kalah dengan Susu Sapi Biasa!

Selasa, 02 Agustus 2011
Harga susu sapi yang semakin membumbung tinggi membuat susu kedelai semakin dilirik masyarakat sebagai pengganti. Mutu protein susu kedelai nyaris sama dengan susu sapi, bahkan dapat lebih menyehatkan karena tidak mengandung kolesterol.  Komposisi susu kedelai secara keseluruhan hampir sama dengan susu sapi, oleh sebab itu susu kedelai dapat digunakan sebagai pengganti susu sapi.  Terutama baik dikonsumsi oleh mereka yang alergi susu sapi atau kurang memiliki enzim laktase dalam saluran pencernaannya sehingga tidak mampu mencerna laktosa dalam susu sapi.

Karena itulah, saat ini banyak produsen memproduksi susu kedelai  dengan skala industri, meskipun susu kedelai yang diproduksi dengan skala rumahan juga masih banyak kita temui.

Meski demikian tak banyak susu kedelai dengan skala industri yang diproduksi secara benar dengan bahan baku yang  terpilih. Dari yang “sedikit” itu, CNI Gold Soya merupakan produk yang patut Anda pilih. Terbuat dari kacang kedelai organik,  CNI Gold Soya sangat aman dikonsumsi karena proses penanamannya tidak menggunakan hormon, antibiotik, herbisida, insektisida, pupuk kimia, juga tidak menggunakan rekayasa genetika (GMO) dalam pembuatannya.  Selain itu pada CNI Gold Soya juga ditambahkan kalsium susu yang diperoleh dari hasil ekstraksi susu sapi sehingga bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan di mana kebutuhan akan kalsiumnya tinggi tetapi memiliki masalah “lactose intolerant” (= alergi susu sapi karena kurang memilki enzim laktase dalam saluran pencernaannya sehingga tidak mampu mencerna laktosa dalam susu sapi),  CNI Gold Soya merupakan pilihan yang sangat tepat.

Berikut keunggulan nilai gizi susu kacang kedelai dibanding susu sapi biasa

Susu Sapi    
•    Mengandung kolesterol
•    Mengandung protein kurang dari yang terdapat dalam telur, daging, ikan dan keju
•    Menyediakan kalsium, tetapi tidak cukup mencegah osteoporosis secara maksimal
•    Mengandung protein hewani, bila dikonsumsi berlebihan tidak baik untuk kesehatan
•    Dapat dikonsumsi anak-anak, bayi normal, dan mereka yang pencernaannya cocok dengan susu sapi
•    Tidak mengandung isoflavones
•    Tidak mengandung phytoestrogen
•    Tidak mengandung lesitin
•    Tidak mengandung saponin yang hanya terdapat pada diet vegetarian

Susu Kedelai
•    Tidak mengandung kolesterol
•    Mengandung protein 11 kali lebih tinggi dan 3 kali lebih banyak dibandingkan telur dan keju
•    Menghasilkan kalsium yang lebih tinggi dan mempertahankan kadar kalsium untuk mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis)
•    Mengandung protein nabati yang sangat diperlukan tubuh
•    Selain dapat dikonsumsi anak-anak dan bayi normal juga dapat dikonsumsi oleh mereka yang pencernaannya tidak cocok dengan susu sapi
•    Mengandung isoflavones yaitu senyawa metabolit sekunder yang memiliki sifat estrogenic, anti-oksidant, anti-osteoporoistik dan anti-karsinogenik
•    Mengandung phytoestrogen alami yaitu senyawa kimia yang merupakan hormon tumbuhan yang bisa membantu menanggulangi masalah penurunan estrogen pada wanita
•    Mengandung lesitin yaitu campuran fosfatida dan senyawa lemak yang banyak terdapat pada kedelai yang merupakan ”buldozer” kolesterol untuk mempertahankan kemudaan
•    Mengandung saponin yaitu senyawa surfaktan yang bersifat hipokolesterolemik dan antikarsinogenik

Perbandingan Zat Gizi dalam 1 gelas (200 ml) Susu Sapi dan Susu Kedelai

Susu Sapi
Total kalori          : 61 kkal
Total Lemak        : 3.5 g
Total Karbohidrat: 4.3 g
Protein                : 3.2 g
Kalsium               : 143 mg
Vitamin A            : 130 SI
Zat Besi              : 1.7 g

Susu Kedelai
Total kalori        : 41 kkal
Total Lemak      : 2.5 g
Total Karbohidrat : 8 g
Protein             : 3.5 g
Kalsium           : 50 mg
Vitamin A        : 200 IU
Zat Besi           : 0.7 g

Manfaat susu kacang kedelai

   1. Membantu mencegah penyakit kardiovaskular Kandungan isoflavon pada kedelai bersifat hipolipidemik dan hipokholesteremik (Teramoto, dkk.2000), sehingga dapat mengikat lemak, menurunkan kolesterol total dan LDL (Low Density Lipoprotein) sebagai sumber pemicu munculnya penyakit kardiovaskular.

   2. Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah Asam amino linoleat (Omega 6) dan linolenat (Omega 3) pada kedelai mampu mencegah terjadinya sintesa kolesterol yang berlebihan di dalam hati dan mampu mengikat atau menjaring kolesterol yang ada dalam tubuh, sehingga tidak diserap kembali ke dalam hati. Sedangkan protein, mendorong pengeluaran kolesterol dalam empedu lebih banyak yang secara otomatis pula akan dikeluarkan dalam usus halus juga dalam jumlah yang besar.

   3. Membantu mencegah penyakit kanker
      Selain bersifat hipolipidemik, isoflafon juga berfungsi sebagai antiestrogen, antioksidan dan antikarsinogenik. Senyawa ini memiliki aktivitas antikanker dan efek antiestrogenik yang berfungsi menghambat kerja enzim protein triosin kinase yang ikut berperan dalam pertumbuhan kanker.

   4. Membantu mengatasi masalah menapouse
      Isoflavon mempunyai efek hormonal khususnya efek estrogen. Estrogen merupakan hormon yang diproduksi oleh ovarium dan sebagian oleh ginjal. Pada wanita, hormon ini sangat membantu untuk mengurangi ketidaknyamanan wanita menjelang dan selama masa menopouse (Barnes dan Kein, 1998).

   5. Membantu mencegah terjadinya osteoporosis
      Pada kedelai terdapat senyawa alami mirip estrogen, yaitu phytoestrogen. Phytoestrogen telah terbukti mampu menghambat osteoporosis.

   6. Membantu pertumbuhan tulang dan gigi
      Kandungan kalsium pada kacang kedelai cukup tinggi yaitu 102 mg/100 g. Kalsium berperanan penting pada pembentukan tulang dan gigi yang sehat. Selain juga berfungsi mengatur kontraksi dan relaksasi otot, serta berperan dalam transmisi (pengiriman pesan) saraf.

CNI Gold Soya, Susu Kacang Kedelai Organik

CNI Gold Soya adalah susu kacang kedelai yang berasal dari kedelai organik di mana proses penanamannya tidak menggunakan hormon, antibiotik, herbisida, insektisida, pestisida maupun pupuk kimia serta tidak mengalami proses GMO (Genetic Modified Organism) yaitu Rekayasa Genetika/Bioteknologi yang ditujukan untuk mengubah komposisi genetik sel-sel hidup untuk menghasilkan organisme-organisme baru dengan sifat yang tidak sama dengan yang terdapat di alam.

CNI GOLD SOYA    
Kemasan: pouch dengan kemasan dalam individu stick alumunium foil yang praktis. Kualitas lebih terjaga dan bebas kontaminasi.
Aroma: wangi (tidak langu) dan rasa lebih pas.

Dibandingkan dengan 4 brand susu kedelai yang lain,
Gold Soya mengandung tinggi Kalsium dan Karbohidrat serta tidak mengandung lemak
- Kalsium lebih tinggi: 296,5 mg
- Karbohidrat: 68 gram
- Lemak: 0      
Saran penyajian jelas dan mudah dipraktikkan

BRAND X
Kemasan: karton dengan kemasan dalam ukuran besar sehingga kurang praktis. Mudah terkontaminasi setelah di buka.
Aroma: agak langu .

- Kandungan kalsium rata-rata dibawah 200 bahkan ada yang dibawah 100 mg
- Karbohidrat rata-rata dibawah 55 gram
- Lemak rata-rata di atas 10 gram
Saran penyajian kurang jelas

Dengan semua keunggulan susu kacang kedelai, plus cita rasa lezat dan aroma yang harum (tidak langu) CNI Gold Soya merupakan pilihan tepat bagi Anda yang ingin mendapatkan semua manfaat susu dan kacang kedelai. Selain itu, CNI Gold Soya dikemas dalam bentuk stik yang praktis dibawa ke mana saja. Cara penyajiannya pun sangat mudah, cukup diseduh dengan 150 ml air hangat atau dingin, Anda siap mendapatkan kelezatan dan seluruh manfaat susu kacang kedelai organik dalam CNI Gold Soya.

Untuk pemesanan PRODUK CNI segera hubungi:
AGEN RESMI PRODUK CNI

Jl. Teratai RT 10, RW 04, Bligo, Candi, Sidoarjo, JAWA TIMUR 61271, Telp. 031-70520708, 031-8068858, HP. 08155064444, 085731997300 Untuk pesan Produk bisa Transfer ke BCA No. Rek: 018.33.222.38 Atas nama: ANDY SUBANDONO (kami SIAP melayani pengiriman seluruh wilayah Indonesia dengan ditambah ongkos kirim)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Daftar Isi Artikel CNI Online

 
CNI Online © 2008. Design by Pocket